Program Perjalanan Sebutir Nasi mengajak anak-anak dan keluarga memahami asal makanan sehari-hari melalui pengalaman langsung kehidupan agraris. Perjalanan dimulai dengan berkeliling desa mempelajari siklus pertanian, lalu turun ke sawah untuk membajak lahan dengan sapi serta mempraktikkan tandur (menanam padi mundur) yang melatih kesabaran dan ketelitian.
Peserta kemudian diajak merasakan proses panen tradisional menggunakan ani-ani, membersihkan hasil panen (napeni), hingga menjemur gabah sebelum digiling. Rangkaian kegiatan ini ditutup dengan menikmati hidangan syukur Sego Wiwit, sebagai ruang refleksi untuk menghargai kerja keras petani, tradisi gotong royong, dan anugerah alam di balik setiap suap nasi.